Sbulan Pnuh kita berpuasa…. Emang apa hubungannya puasa dan kesehatan..??

Berikut penjelasan Dr. Bahar Azwar, SpB Onk mengenai puasa dan kesehatan

Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari tertentu. Maka barang siapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat mengerjakannya membayar fidyah, (yaitu): member makan seorang miskin. Barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Beberapa hari yang ditentukan itu) ialah bulan Ramadan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu….” (QS 002: 183-185)

Mungkin, Bulan Ramadan diabadikan-Nya karena bertepatan denganhari turunnya semua kitab suci-Nya. Suhuf Ibrahim diturunkan pada awal malam Ramadan, Injil diturunkan padaa tiga belas Ramadan, dan Al-Quran diturunkan pada dua puluh empat Ramadan (HR Ahmad)

Mungkin juga karena panasnya sesuai dengan namanya. Zaman Nabi saw. Bulan Ramadhan bertepatan dengan teriknya panas musim semi hingga dinamakan demikian. Dan memang demikian. Ramadan selalu datang bersamaan dengan panas.

Sahur itu berkah, janganlah kamu meninggalkannya, walaupun seseorang diantara kamu sekadar meneguk seteguk air… (HR Ahmad)

Berbagai berkat didapat dari sahur.

Pertama, ia akan mencukupi energy untuk bekerja sampai dhuhur. Kedua, jika habis, tubuh terpaksa menggunakan cadangannya. Ketiga, ia memperkuat tubuh untuk melakukannya.

Demi yang jiwaku dalam kekuasaan-Nya, bau mulut yang sedang puasa itu lebih wangi di sisi Allah SWT., dari kasturi. Ia meninggalkan makan, minum, serta syahwatnya karena Aku. Maka puasa adalah untuk-Ku dan Akulah yang memberinya pahala. (HR al-bukhari)

Secara ilmiah yang belum diketahui dimasanya,Rasulullah SAW menghubungkan bau mulut orang yang berpuasa dengan nikmat-Nya.Ilmu mengungkapkan bahwa busuk itu disebabkan oleh metabolisme atau pembakaran berbagai zat disaat pembersihan.

Apabila gula berkurang, otak yang paling membutuhkannya mulai beraksi. Rangsangannya memaksa kelenjar pancreas mengeluarkan hormone glucagon. Ia bekerja membakar glikogen yang tersimpan dihati menjadi glukosa Energi tercukupi. Bila masih belum cukup, dimulailah pembakaran lemak yang menumpuk diberbagai bagian tubuh seperti pembuluh koroner yang mendarahi jantung, hati, usus ,ginjal.

Bersama dengan pengurangan bebannya, mereka bertambah kuat. Sesak napas akan berkurang. Buang air besar menjadi lancar. Selain itu berat badan akan berkurang dan tubuh menjadi enteng. Tidak ada lagi lutut yang sakit sewaktu sujud dan kaki yang tidak bisa dilipat. Perut yang kecil akan membuat bercinta menjadi lebih nikmat.

Tidak makan berarti tidak ada pula gula , lemak, garam yang bermanfaat bila berkeadaan dan membawa penyakit bila berkelebihan. Diabetes atau kencing manis ringan dan penyakit kulit yang mengikutinya akan tertolong. Lemak dan kolesterol juga berkurang hingga memperlancar perdarahan jantung.

Garam mengikat air hingga mengurangi urine. Sembab akan bertambah seperti halnya beban jantung dan ginjal. Kurang garam berarti meringankan keduanya.

Tidak makan mengistirahatkan usus. Sari makanan berkurang hingga kebutuhan akan darah untuk membawanya juga menjadi kecil. Karena itu, darah yang berada diotak dapat dihemat, pikiran menjadi tenang.

Tidak minum membuat tubuh mengalami dehidrasi (kurang cairan) ringan. Pekerjaan jantung, memompa darah keseluruh tubuh menjadi enteng. Hipertensi, tekanan darah tinggi akan berkurang seperti sakit kepala yang diakibatkannya. Sakit pinggang karena ginjal akan kurang karena bebannya berkurang. Pembatasan minum selalu digunakan dalam pengobatan jantung dan terutama ginjal.

Selain itu tidak ada teh, kopi, soft drink seperti kola dan rokok. Kola yang kaya dengan asam karbonat akan mengikat udara hingga perut menjadi gembung. Teh dan kopi memperbanyak urine hingga tubuh kekurangan berbagai mineral yang diperlukan. Rokok, selain membahayakan paru, juga menggembungkan perut. Namun yang paling penting adalah pembaruan sel. Betapa tidak, aliran darah membuat regenerasi terjamin dan menghambat penuaan.

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS 042:030)

Secara khusus menurut seorang ilmuwan non-muslim, sekurang-kurangnya tercatat 25 penyakit dimana puasa dapat bermanfaat. Yaitu: Pilek, Flu, Bronkitis, Sakit kepala, Sembelit, gangguan pencernaan, diare, alergi makanan, alergi lingkungan, asma, insomnia, penyakit kulit, penyempitan pembuluh darah, penyakit koroner, angina pectoris, hipertensi, diabetes, demam, keletihan ,sakit punggung ,penyakit mental (psikologis), kegemukan, kanker, epilepsy.

Hal ini mudah dimengerti jika menyadari bahwa puasa yang dilakukan sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW. akan: 1. Mengurangi penimbunan lemak; 2. Meringankan beban berbagai alat tubuh seperti otak, jantung, usus, hati, paru dan ginjal; serta 3. Memudahkan pembaruan sel-sel tubuh.

Barang siapa melakukan shalat malam pada bulan ramadhan karena keimanan (kepada Allah) dan mengharapkan keridhaan Allah semata, maka diampuni segala dosanya yang telah lalu (Abu Hurairah ra)

Untuk menuntaskan pembersihan itu, Allah SWT. Merancang shalat tarawih yang dapat membakar 200 kalori.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: